​Banyak air mata berurai membaca ini. Kisah Indah Para Pejuang Ciamis ke Jakarta untuk 212. Saya berpikir, kalau perjuangan ini salah, mungkinkah kisah seperti ini terjadi? 

_________________

PESERTA 212 CIAMIS DIJEMPUT DENGAN BUS-BUS

Kita patut berterima kasih kepada para peserta aksi 212 dari Ciamis. Dari merekalah kita belajar makna perjuangan dan keikhlasan. Dari mereka pula kita belajar arti pengorbanan.

Ketika semua PO. Bus dilarang membawa peserta aksi, mereka tak patah arang. Semangat mereka tetap membara. Tak ada Bus, maka jalan kaki pun menjadi solusi.

Aksi jalan kaki menuju Jakarta ini membuka mata semua pihak. Membuat tersentak semua orang. Menyadarkan para pembuat kebijakan bhw ternyata arus itu begitu besar dan tak mungkin dibendung lagi.

Setelah kafilah para Mujahid Ciamis itu berangkat, tak berapa lama kemudian Kapolri mencabut larangan PO Bus utk mengangkut para mujahid itu.

Kemudian berbagai bus yg tadinya menolak, akhirnya menjemput para peserta aksi damai 212 itu.

Tercatat PO. Budiman, PO Doa Ibu, PO Merdeka, PO Aladin, TNI dll menjemput para peserta aksi itu utk pulang kembali ke Ciamis dulu. Dan sbg bentuk permintaan maaf, mereka berjanji akan mengantarkan para peserta aksi itu ke Jakarta secara gratis. Mereka berencana berangkat ke Jakarta pada hari Kamis siang.

Masya Alloh, kisah yg indah sekali, happy ending….

Ibrah yg sangat berharga. Bahwa kewajiban kita hanyalah berusaha semaksimal mungkin. Perkara hasil, maka Alloh-lah yg menentukan.

Semoga pahala senantiasa terlimpah mengalir utk para kafilah Ciamis. Berkat perjuangan mereka, akhirnya daerah lain bisa menggunakan bus, alhamdulillah….

Intanshurulloha yansurkum wayutsabit aqdamakum.

Jika engkau menolong agama Alloh, niscaya Alloh akan menolongmu. Dan akan meneguhkan kedudukanmu di muka bumi.

#aksi212

#GNPF_MUI_Ciamis

#IbrahPengorbananPerjuangan

Sumber : Widi Astuti