maaf aku terlambat, ucapmu dengan nada gugup.
ini hanya kebetulan saja
ini bukan rencana apalagi sengaja
jangan salahkan waktu salahkan saja aku
toh semua ini memang salahku.

sore ini bisu, mimikku rancu
suasana beku seperti salju

ayo kita pulang, tampaknya gerimis semakin lebat
mereka sangat cepat melompat mencari tempat

maafkan aku..ucapmu lagi
malam semakin lekat
masih maukah duduk bersama sekedar mengurai kusutnya kalimat?