Bagi Fatkhan SH anggota DPRD Demak nyaleg agar jadi perlu strategi khusus. Tidak hanya figure saja, namun juga kiprah nyata pada konstituante. Oleh karena itu untuk pencalegan yang ketiga ini dia telah mempersiapkan satu tahun yang lalu. Diharapkan pada hari pemilihan nanti segala sesuatunya sudah siap.

“Itu strategi yang saya terapkan dua kali pencalonan . Selain menjalankan fungsi sebagai penyerap aspirasi dengan menggoalkan proyek untuk pemberdayaan masyarakat. Kami juga mendekatkan diri kepada tokoh masyarakat jika reses,” kata Fatkhan.

Dalam masa reses didampingi tim sukses ia menyambangi desa-desa yang ada di dapilnya Wedung-Bonang. Bertemu dengan tokoh masyarakat dan juga pimpinan desa ia menyerap aspirasi lewat usulan daalam temu muka. Iapun memberikan bantuan nyata lewat kantong pribadinya meskipun hanya sekedar untuk menggerakkan kegiatan kepemudaan, ibu-ibu jamaah dan yang lainnya.

“Selain itu saya rajin menghadiri Musbangcam . Meskipun banyak kritikan yang dilontarkan oleh Kepala desa dan lembaga desa. Namun semua itu saya jadikan masukan yang positif,” tambah Fatkhan.

Menurut Fatkhan, dia satu-satunya anggota dewan yang rajin menghadiri Musbangcam di kantor kecamatan Wedung. Meskipun di dapilnya ada 6 anggota dewan namun mereka tidak pernah menghadiri rapat tersebut. Padahal rapat tersebut sangat strategis dalam rangka menyerap aspirasi warga di dapil.

Pada Pemilihan umum tahun 2014 nanti Fatkhan masuk di dapil Wedung- Bonang. Dalam daftar calon tetap di KPU Demak dia masuk urutan no 1 partai Demokrat. Meskipun masuk di nomor kepala dia tidak lantas bangga. Semua calon mempunyai kesempatan yang sama dalam rangka mencari simpatisan.

“Bagi saya yang telah dua kali jadi anggota dewan kiprah nyatalah yang nantinya menentukan. Sebatas mana caleg itu bisa memyerap sekaligus merealisasikan aspirasi rakyat,” paparnya.

Namun tidak hanya itu saja segi danapun juga harus dipersiapkan. Untuk calon baru setidaknya harus mempersiapkan sekitar Rp 500 juta. Dana tersebut selain untuk persiapan juga membiayai berbagai kegiatan dalam rangka kesuksesan. Honor saksi adalah biaya yang riil, selain itu bendera, banner dan spanduk. Tidak ketinggalan biaya untuk kampanye dan rapat-rapat tim sukses.

“Nah itu semua sudah saya awali beberapa tahun yan lalu . jadi kalau saya di tanya berapa biaya yang harus saya keluarkan paling hanya separuhnya. Ibaratnya saya sudah punya lahan beserta tanamannya sehingga tinggal petik saja,” kata fatkhan menutup sua.