Ask.fm adalah situs yang disebut-sebut banyak membuat orang menjadi merasa terkucil hingga akhirnya menyebabkan penggunanya bunuh diri. Sebenarnya situs asal Latvia yang diluncurkan pada 2010, tidak begitu spesial. Namun situs ini dinilai sebagai situs yang tidak mempunyai aturan dan kontrol karena semua orang dengan menggunakan nama anonim bisa meninggalkan pesan yang berbau cyberbullying. Ask.fm saat itu menyebut bahwa mereka telah memperkerjakan moderator untuk mengantisipasi cyberbullying terjadi namaun sayangnya moderator tersebut tidak berhak menghapus komentar dari penggunanya.

Saking kontroversinya, perdana menteri Inggris, David Cameron saat itu berinisiatif untuk menutup situs ini karena dianggap sebagai pemicu orang bunuh diri lewat cyberbullying. Tak hanya itu, beberapa perusahaan pun telah menarik iklan dari situs tersebut seperti Vodaphone dan Ebay.

Berikut adalah contoh kasus bunuh diri yang disebabkan ask.fm

Jessica ditemukan tewas di rumahnya di Hudson, Florida, karena mengalami cyberbullying di sebuah situs jejaring sosial. Beberapa pengguna situs Ask.fm – situs jejaring sosial yang diikuti oleh Jessica – menyebut gadis itu sebagai seorang pelacur dan juga mencemooh penampilannya. Akibat dari penghinaan itu, Jessica merasa tidak percaya diri dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Joshua ditemukan merenggang nyawa dengan cara gantung diri di kebun orangtuanya, setelah mengalami cyberbullying di sebuah situs jejaring sosial yang terkenal. Seperti halnya Erin dan Jessica, Joshua juga terdaftar sebagai pengguna situs jejaring sosial Ask.fm. Karena tak tahan sering di-bully, Joshua pun akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

Hannah bunuh diri setelah menjadi korban bullying di Ask.fm, sebuah situs jejaring sosial terkenal. Seperti halnya Erin dan Shannon, Hannah juga menjadi korban bullying dari pengguna situs tersebut. Karena tak tahan membaca pesan-pesan kasar di akunnya, Hannah akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Artikel ini ditulis oleh : tya