Kicauan merdu yang terhormat
sampaikan salam pahit
menusuk kalbu rakyat jelata
dipinggir aliran debu penuh dosa
terlantar tanpa padi dan kapas
kau menoleh
jempolku merunduk

Oh . . . Orang tua
jangan anggap kami anak tiri
banting tulang untuk kas negara ,
bukan untuk kantong keserakahan

kau ambil dan pecahkan realita
kayu lapuk sebagai alasannya
kami beramai sampaikan cita
kau hadang dengan kuda yang mengangkang

Mari . . . Mari . . .
Kumpulkan kerikil emas bagi mereka
puaskan hasrat rapi para ulat negara