Suatu hari ada dua orang makhluk kecil yang bernama sabar dan syukur, hari itu mereka sedang meratapi nasibnya. Sabar terlihat begitu terpukul, bajunya compang camping dan mukanya lebam dan badannya kurus kerempeng. Dia duduk termenung dan menangis. Dan Si Syukur pun tak beda keadaannya dengan Sabar. Walaupun badannya gemuk tapi ia begitu tersiksa. Mukanya pucat pasi dan rambutnya acak-acakan. Mereka saling berpelukan dan menyesali keadaan mereka .

Kur, gue sedih banget…..”kata si Sabar. Nape bar . Gue ditinggalin ma team gue, itu loh team kemiskinan. Kan dikau tau temen main ku adalah komplotan kemiskinan dan kelompok pas-pas-an. Mereka sudah tau permainan yang akan kita mainkan di dunia ini. Nah gue kan alat mainnya…..tapi mereka teteeeeeeeep aja enggak ngerti juga mainin gue………Sampai jadinya gue kaya gini kur”.

Mereka ninggalin gue dan nmembuang gue habis-habisan, padahal gue udah berusaha rangkul mereka. Jadilah mereka seperti itu..”noh lihat” Sabar menunjuk kesebuah arah jalan. Ada beberapa pemuda sedang melakukan perampokan dan ada lagi seorang ibu sedang naik tower berteriak teriak karena bingung enggak punya duit dan enggak bisa beli baju lebaran. Tuh lihat mas malaikat sampai geleng-geleng, wasit kita sampai bingung koq team ku lemah kaya gini.

Lain lagi cerita si Syukur. Team ku juga nggak beda dengan mu bar” ujar si syukur. Team ku ini team kekayaan dan kelonggaran. Mereka hanya diperintah untuk mainin aku dan mengarahkan aku ke gawang . Namun mereka diberikan intrik dengan segala kemewahan yang mereka miliki. Dan memainkan aku tidaklah mudah bar” aku begitu berat dan lincah, mengejarku dibutuhkan semangat luar biasa, karena mereka bila mendapatkanku mereka kan sangat beruntung. Kenikmatan mereka kan ditambah. Dan mereka akan menjadi luar biasa bahagia dunia akhirat. Tapi kebanyakan mereka malas bar” mereka terlena, lupa dan akhirnya sombong luar biasa. Mereka asyik-asyikan duduk direrumputan di kemilau kemewahan dan keindahan dunia. Sehingga mereka lupa harus mengejar aku , mengoper aku dan aku luluh masuk kegawang. Aku dibiarkan saja seperti ini, hingga mas malaikat merubah nasib mereka, dan merugilah mereka.