DSC00886

FOTO BERSAMA LURAH DAN PERANGKAT DESA BAKALREJO

Sebelumnya Kami Selaku Tim KKN UNISFAT DEMAK 2013 Mengucapkan Terimakasih Yang Sebesar-Besarnya Kepada Rektor Unisfat Demak Dra, Suemmy MM, PR3 Unisfat Demak Amri Hidayat M.Pd, P3M Unisfat Demak Mufid M.T, DPL KKN UNISFAT Teguh Edi Wibowo S.E, Yang Tak Kalah Kami Ucapkan Terimakasih Yaitu Bapak Lurah Desa Bakalrejo Bapak MUNGKARJO Dan Ibu Lurah Ibu UMI, Dansegenap Perangkat Desa Dan Selebihnya Seluruh Warga Desa Bakalrejo Yang Menerima Kami Dan Yang Jauh Membuat Kami Terkesan Adalah Beliau Menggangap Kami Seperti Anak Mereka Sendiri Selayaknya Kami Adalah Bagian Dari Keluarga Besar Beliau, Kami Juga Meminta Maaf Apa Bila Ada Kesalahan Dan Kekurangan Baik Yang Kami Senaja Maupun Tidak, Suka Duka Dan Pedih Perih Telah Kami Jalani Selaku Tugas Kami Di Lapanggan, Miskomunikasi Perbedaan Pedapat, Saling Serang Argumen Antar Anggota Sudah Menjadi Hal Biasa Bagi Kami, Dan Menjadi Keberagaman Dan Kebhinikaan.. Meski Berbeda2 Tapi Satu Tujuan..

tapi apapun itu tugas kami selaku tim KKN sudah selesai dan berhasil kami lewati berkat bimbingan exskutif bapak dan ibu lurah di rumah selaku sebagai posko kami.

DSC00891

Bismillahirrahmanirrahim

Puji Syukur Senantiasa Kami Panjatkan Ke Hadirat Allah SWT, Atas Segala Rahmat, Nikmat Dan KaruniaNya Sehingga Dari Awal Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-VOKASI) Hari Jum’at Tanggal 7 JANUARI 2013 Dan Berakhir Kegiatan KKN Hari Rabu Tanggal 20 FEBRUARI 2013 Kami Dalam Kondisi Aman, Sehat Dan Selamat.

Dengan Ini Kami Laporkan Dari Semua Kegiatan KKN-VOKASI Di Desa Bakalrejo Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Dengan Harapan Informasi Ini Bisa Memberikan Gambaran Kepada Pembaca Dan Semua Pihak Yang Terkait, Terutama Dari Pihak Universitas Sultan Fatah (UNISFAT) Demak, Petinggi Desa Bakalrejo Dan Yang Menyangkut Tentang Pendidikan, Pemerintahan, Kewirausahaan, Dan Lingkungan.

Atas Terlaksananya Program Kerja KKN-VOKASI Serta Terselesaikannya Laporan Ini Tentu Tidak Lepas Dari Kerjasama Dari Semua Pihak Yang Telah Membantu Dan Membimbing. Oleh Karena Itu Kami Ingin Mengucapkan Terima Kasih Dan Penghargaan Sebesar-Besarnya Kepada :

  1. Ibu Dra. Suemy, M. Si Selaku Rektor Universitas Sultan Fatah Demak.

  2. Bapak H. Moh. Syahri, SH, MM Selaku Camat Guntur Beserta Seluruh Staf.

  3. Bapak Mungkarjo Selaku Lurah Desa Yang Senantiasa Membantu Selama KKN Berlangsung.

  4. Bapak Bintoro Selaku Carik Beserta Seluruh Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat Yang Senantiasa Membantu Selama KKN Berlangsung.

  5. Bapak Ahmad Mufid, S. Kom Selaku Ketua  P3M UNISFAT Demak.

  6. Bapak Teguh Edi Wibowo, S E Selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Yang Tak Bosan-Bosannya Membantu Kami Dalam Kegiatan Ini.

  7. Semua Pihak Yang Tak Bisa Kami Sebut Satu Persatu.

Semoga Bantuan Bimbingan Bapak/Ibu/Saudara Mendapat Imbalan Dari Allah SWT. Kami Menyadari Bahwa Penyusunan Laporan Ini Masih Kurang Sempurna. Untuk Itu Kami Selaku Penyusun Mohon Ma’af Bila Ada Kesalahan Dan Kekurangan. Kami Juga Mengharap Kritik Dan Saran Yang Sifatnya Membangun.

Harapan Kami Semoga Laporan Ini Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat Banyak Dan Khususnya Desa Bakalrejo Kecamatan Guntur Dalam Meningkatkan Program Pembangunan Diwaktu Yang Akan Datang.

Wasalamualaikm Wr.Wb.

Foto0398

Pendidikan Pada Dasarnya Merupakan Proses Pendewasaan Dan Pemandirian Manusia Secara Sistematis, Agar Siap Menjalani Kehidupan Secara Bertanggung Jawab. Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-VOKASI) Merupakan Salah Satu Program Baru Pendidikan Tinggi Di Universitas Sultan Fatah (UNISFAT) Demak.KKN-VOKASI Lahir Dasar Pemikiran Bahwa Mahasiswa Adalah Calon Sarjana Sebagai Penenerus Pembangunan Sumber Daya Manusia Yang Juga Harus Dapat Bekerja Untuk Menyelesaikan Masalah-Masalah Pembangunan SDM Yang Ada Dalam Masyarakat.Permasalahan Didalam Pembangunan Itu Sangat Kompleks Dan Perlu Adanya Persiapan Atau Pendidikan Yang Melati Para Calon Sarjana Sebagai Penerus Pembangunan SDM Untuk Bekerja Secara Interdisipliner Dan Menanggulangi Permasalagan Sesuai Dengan Kompetisi Hard Skills Dan Soft Skills-Nya.

Pendidikan Pada Dasarnya Merupakan Proses Pendewasaan Dan Pemandirian Manusia Secara Sistematis, Agar Siap Menjalani Kehidupan Secara Bertanggung Jawab. Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-VOKASI) Merupakan Salah Satu Program Baru Pendidikan Tinggi Di Universitas Sultan Fatah (UNISFAT) Demak.KKN-VOKASI Lahir Dasar Pemikiran Bahwa Mahasiswa Adalah Calon Sarjana Sebagai Penenerus Pembangunan Sumber Daya Manusia Yang Juga Harus Dapat Bekerja Untuk Menyelesaikan Masalah-Masalah Pembangunan SDM Yang Ada Dalam Masyarakat.Permasalahan Didalam Pembangunan Itu Sangat Kompleks Dan Perlu Adanya Persiapan Atau Pendidikan Yang Melati Para Calon Sarjana Sebagai Penerus Pembangunan SDM Untuk Bekerja Secara Interdisipliner Dan Menanggulangi Permasalagan Sesuai Dengan Kompetisi Hard Skills Dan Soft Skills-Nya.
Universitas Sultan Fatah Sebagai Bagian Integral Masyarakat Turut Bertanggung Jawab Terhadap Berbagai Persoalan Yang Ada Di Masyarakat. Universitas Sultan Fatah Juga Sebagai Bentuk Academic Social Responbility Perguruan Tinggi (PT), Memiliki Tanggung Jawab Moral Untuk Menanggulangi Kemiskinan Dengan Segala Metamorfosenya Dan Memajukan Pembangunan Bangsa.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata KKN-VOKASI, Merupakan Salah Satu Bentuk Pengintegrasian Kegiatan Pendidikan, Penelitian, Dan Pengabdian Masyarakat. KKN-VOKASI Dilaksanakan Oleh Mahasiswa Dengan Bimbingan Para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dan Dilaksanakan Secara Indisipliner Dan Intrakulikuler.Karena Itu, KKN-VOKASI Universitas Sultan Fatah Yang Mengandung Unsure Pendidikan Dan Unsur Pengabdian Masyarakat Dengan Porsi Pendidikan Yang Lebih Besar.
Sebagai Bagian Integral Dari System Pendidikan Tinggi Maka Dengan KKN-VOKASI Diharapkan Dapat Menghasilkan Sarjana Penerus Pembangunan Yang Lebih Menghayati Permasalahan Yang Sangat Kompleks Yang Dihadapi Masyarakat Dalam Pembangunan.Bersamaan Dengan Hal Itu, Mahasiswa Juga Sekaligus Melakukan Kegiatan Belajar Bersama Masyarakat Untuk Menanggulangi Berbagai Permasalahan Yang Ada Dalam Masyarakat Secara Pragmatis Dan Interdisipliner.
KKN-VOKASI Yang Akan Dikembangkan Di Universitas Sultan Fatah Ini Juga Memberikan Kesempatan Bagi Mahasiswa Untuk Menjadi Motivator Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Berbagai Potensi Daerah Dan Sumber Daya Manusia Yang Ada Di Masyarakat, Perlu Diperhatikan Dan Dioptimalkan Agar Nantinya Masyarakat Benar Benar Menjadi Berdaya Untul Mengembangkan Potensinya Secara Mandiri.
Berdasarkan Prinsip Dan Karakteristik Program KKN-VOKASI Tersebut Diharapkan Mahasiswa KKN-VOKASI Mampu Mengidentifikasi Permasalahan Yang Ada Di Masyarakat Dan Sekaligus Mencari Penyelesaiannya Sesuai Dengan Potensi Yang Dimiliki. Dengan Harapan Lebih Jauh, Masyarakat Mampu Berswadaya, Swakelola, Dan Berswadana Dalam Pembangunan Daerahnya. Keberhasilan Program KKN-VOKASI Manakala Dapat Menjadikan Masyarakat Mandiri, Sadar Dan Mampu Memberdayakan Dirinya Berdasarkan Potensi Yang Ada Dalam Masyarakat Tanpa Terus-Menerus Harus Dipimpin Oleh Pihak Luar. Masyarakat Harus Mampu Menjadi Pemimpin Dirinya Sendiri Dalam Mengembangkan Dan Memberdayakan Potensi Daerahnya.
Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-VOKASI) Mahasiswa Universitas Sultan Fatah (UNISFAT) Demak Sebagai Bentuk Pengabdiaan Ilmu Pengetahuan Yang Dilaksanakan Oleh Mahasiswa Dengan Bimbingan Kampus Dan Pemerintah Daerah Adalah Pendekatan-Pendekatan Berbasis Multidisiplin. Kulih Pengabdian Mahasiswa Ini Merupakan Gemblengan Multi Selektif Kearah Pengembangan, Motivasi Dan Persepsi, Dimana Mahasiswa Tersebut Melaksanakan Pengabdiannya.
Laporan Ini Merupakan Dokumentasi Kerja Siswa Dalam Melaksanakan Kuliah Kerjaa Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-VOKASI) Di Desa Bakalrejo Kecamatan Guntur Kabupaten Demak.

Perubahan KKN Menjadi KKN-VOKASI Merupakan Konsekuensi Dari Perubahan Universitas Sultan Fatah Yang Melakukan Perubahan Paradigma Pembelajaran Yang Baru, Universitas Sultan Fatah Memandang Pengetahuan Adalah Hasil Konstruksi Atau Transformasi Seseorang Yang Belajar, Sehingga Pengetahuan Tidak Lagi Merupakan Sesuatu Yang Sudah Jadi Dan Siap Untuk Ditransfer. Sebaliknya, Belajar Adalah Mencari Dan Membangun Penegtahuan Secara Secara Aktif Dan Tidak Lagi Merupakan Proses Menerima Pengetahuan (Pasif). Terakhir, Mengajar Adalah Menyampaikan Atau Mentranfer Pengetahuan Kepada Mahasiswa.
Perubahan Paradigma Perubahan Pembelajaran Tersebut, Berimplikasi Pada Perubahan Luaran.Artinya, Penilaian Lebih Dilakukan Oleh Masyarakat Pemangku Kepentingan, Dan Tidak Lebih Dilakukan Oleh Perguruan Tinggi Itu Sendiri.Oleh Karena Itu, Luaran-Luaran Perguruan Tinggi Sebagai Luaran Yang Baru Merupakan Kompetensi Seseorang Untuk Dapat Melakukan Tindakan Cerdas, Penuh Tanggung Jawab, Sebagai Syarat Untuk Dianggap Mampu Oleh Masyarakat Dalam Melaksanakan Tugas Tugas Dibidang Tertentu.Luaran Ini Sudah Merupakan Perkembangan Yang Lebih Jauh Dari Sekedar Luaran Kemampuan Minimal Peguasaan Pengetahuan, Keterampilan, Dan Sikap Sesuai Sasaran Kurikulum Program Studinya.
Dari Hasil Observasi Yang Telah Dilakukan Di Desa Bakalrejo Sebagai Langkah Awal Dalam Menemukan Permasalahan Yang Ada Yaitu Dengan Menghimpun Data-Data Sehingga Semua Aspek Kehidupan Desa Dapat Diidentifikasi Dan Diketahui Permasalahannya. Adapun Perumusan Masalah Dalam Penyusunan Laporan Ini Adalah Sebagai Berikut :
1. Bagaimana Cara Menyampaikan Program Belajar Menjahit Yang Tepat Yang Bisa Diterapkan Di Desa Bakalrejo Dan Apa Hambatan Yang Dihadapi?
2. Bagaimana Peran Dan Tanggapan Pemerintah Dalam Memecahkan Permasalan Tersebut?
3. Bagaimana Peran Serta Masyarakat Setempat Dalam Mengikuti Kegiatan Belajar Bersama Masyarakat Dan Membantu Menyelesaikan Permasalahan Pembelajara Yang Ada Di Desa Bakalrejo ?
4. Bagaimana Peran Serta Respon Masyarakat Dalam Mengelola Potensi Yang Ada Di Desa Bakalrejo Ini?
Tujuan Umumnya Adalah Untuk Membangun Kebersamaan Sebagai Mahasiswa Universitas Sultan Fatah Pada Saat Menjelang Akhir Studi Sebelum Meraih Gelar Sarjana, Dengan Melaksanakan Program Pembelajaran Masyarakat Dan Bersama Masrakat Serta Belajar Memberdayakan Masyarakat Dan Membantu Pemerintah Dalam Memecahkan Berbagai Persoalan Yang Kompleks
Tujuan Khusus Pelaksanaa KKN-VOKASI Adalah :
A. Meningkatkan Sikap Empati Dan Kepedulian Mahasiswa Terhadap Masyarakat Beserta Problematika.
B. Melaksanakan Terapan Kemampuan Hard Skills Dan Soft Skills Yang Telah Dipelajari Di Kampus Secara Teamwork Dan Interdisipliner.
C. Menanamkan Nilai Kepribadian :
(I) Nasionalisme Dan Jiwa Pancasilais,
(Ii) Keuletan, Etos Kerja, Dan Tanggung Jawab,
(Iii) Kemandirian, Kepemimpinan, Dan Kewirausahaan.
D. Meningkatkan Daya Saing Bangsa.
E. Menanamkan Jiwa :
(I) Eksploratif Dan Analitis
(Ii) Learning Community Dan Learning Society
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Yang Dilaksanakan Di DesaBakalrejo Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Mulai Tanggal 07Januari 2013 Sampai Dengan 20Februari 2013 Memiliki Langkah Dan Metode Yang Dijadikan Bahan Rujukan.
Kegiatan Tersebut Mencakup Tiga Hal Pokok Yaitu Pengabdian Masarakat, Pemerintahan Dan Pengajaran, Adapun Langkah-Langkah Yang Kami Lakukan Dalam Program KKN-VOKASI Tersebut Adalah Dengan Membuat Rencana Kegiatan Yang Akan Dilaksanakan Selama KKN-VOKASI Dengan Menggunakan Metode Sebagai Berikut:
1. Pendekatan Persuatif
Pendekatan Ini Menitikberatkan Kepada Ide, Sikap, Dan Usaha-Usaha Masyarakat Atas Dasar Perubah Kontak Terarah Dan Selektif Yang Datangnya Dari Pihak Luar Sehingga Menimbulkan Motivasi, Kreasi Dan Inovasi Bagi Masarakat Untuk Mampu Berpikir Dan Berbuat Sesuai Dengan Kebenaran.
2. Pendekatan Empirik, Normatik Dan Edukatif
Yaitu Kepedulian Terhadap Norma-Norma Yang Berlaku Baik Norma Tersirat Maupun Norma Yang Tersurat Di Masarakat.
3. Pendekatan Andragogi
Yaitu System Pembelajaran Dengan Prinsif Partisipasi Dan Seni Untuk Mambantu Masarakat Setempat Dalam Belajar Dan Membelajarkan.
4. Pendekatan Kelembagaan
Pendekatan Yang Memperhitungkan Keterkaitan Dan Kesepadanan Dengan Dinas Instansi Pemerintah Maupun Swasta Dan Organisasi Social Dalam Mempercepat Proses Pembangunan Dan Daya Pikir Modern, Kreatif Dan Inovatif.
PROFIL DESA BAKALREJO
A. Profil Geografis
1. Kondisi Geografi
A. Secara Geografis Desa Bakalrejo Adalah Salah Satu Kelurahan Yang Terletak Di Sebelah Timur Kabupaten Demak Dan Berada Di Daerah Kecamatan Guntur Dengan Tinggi Datarannya Dari Permukaan Air Laut 5,5 Mdl.Keberadaan Desa Bakalrejo Berada Di Tengah-Tengah Dengan Jalan Utama Nasioanal Jalan Pantai Utara Dan Jalan Jalur Selatan,Letak Desa Bakalrejo Mudah Untuk Di Akses Lewat Jalur Darat Karna Keberadaanya Dilalui Jalur Kabupaten Yang Menghubungkan Kecamatan Karang Tengah Sampai Kecamatan Karangawen,Iklim Kelurahan Bakalrejo Beriklim Sedang Dengan Suhu Udara Rata-Rata Berkisar 31-360C Dengan Dengan Jumlah Hujan Selama Setahun 5 Bulan,Jarak Pusat Pemerintahan Desa DenganIbu Kota Kecamatanberjarak 2,5 Km Dengan Waktu Tempuh 0,10 Menit Dengan Kendaraan Bermotor Dan 0,30 Menit Dengan Berjalan Kaki.Jarak Desa Dengan Ibu Kota Kabupaten 11 Km Dengan Waktu Tempuh 0,45 Menit Dengan Kendaraan Bermotor Dan 2 Jam Dengan Berjalan Kaki.Jarak Ibu Kota Provinsi 20 Km Dengan Jarak Tempuh 1 Jam Dengan Kendaraan Bermotor Dan 3 Jam Dengan Berjalan Kaki.
B. BATAS WILAYAH DESA BAKALREJO :

 Sebelah Utara : Desa Donorejo Kec.Karang Tengah
 Sebelah Selatan : Desa Guntur/Bogosari Kec. Guntur
 Sebelah Timur : Desa Bumiharjo Kec. Guntur
 Sebelah Barat : Desa Klitih/Pidodo Kec.Karang Tengah

B. LUAS WILAYAH MENURUT PENGGUNAAN
Luas Wilayah Keseluruhan Desa Bakalrejo 409 Ha/M2

Luas Ha/M2
Pemungkiman 93
Persawahan 299
Perkebunan –
Kuburan 2
Pekarangan 1.060
Taman –
Perkantoran 0,400
Luas Prasarana Umum Lainya 4

Tanah Kas Desa Bakalrejo :
Tanah Ha/M2
Kas Desa/Kelurahan 15,019
Tanah Bengkok 67,785

C. IKLIM
• Jumblah Bulan Hujan 5 Bulan
• Kelembapan 30OC
• Suhu Rata-Rata Harian 36oC
D. TOPOGRAFI
Desa Bakalejo Termasuk Dataran Rendah,Tetapi Bukan Termasuk Wilayah Pesisir,

Bentang Wilayah :
Bentang Wilayah Ya Tidak
Dataran Rendah √ –
Berbukit-Bukit – √
Dataran Tinggi/Pegunungan – √
Lereng Gunung – √
Tepi Pantai/Pesisir – √
Kawasan Rawa – √
Kawasan Gambut – √
Aliran Sungai √ –
Bantara Sungai √ –
Kawasan Perkantoran – √
Kawasan Pertokoan/Bisnis – √
Kawasan Campuran – √
Kepulauan – √
Kawasan Industri – √
Kawasan Hutan – √
Taman Suaka – √
Kawasan Wisata – √
Perbatasan Dengan Negara Lain – √
Perbatasan Dengan Provinsi Lain – √
Perbatasan Dengan Kabupaten Kota – √

E. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA
Jumblah Penduduk Laki-Laki 2.623 Orang, Jumblah Penduduk Perempuan 2.739 Orang, Jumblah Total Penduduk Desa Bakalrejo Adalah 5.362 Orang Ber KTP, Dan 1.555 KK, Kepadatan Penduduk 100/Km.

Daftar Usia Penduduk Desa Bakalrejo Periode 2012
Usia/Th Laki Laki Perempuan Usia/Tahun Laki Laki Perempuan
0-12 Bln 22 14 39 39 45
1 42 53 40 41 48
2 32 36 41 36 45
3 42 41 42 38 34
4 53 44 43 38 33
5 44 41 44 31 32
6 49 42 45 42 37
7 48 43 46 33 40
8 48 54 47 32 37
9 49 51 48 35 38
10 54 56 49 36 39
11 47 52 50 44 38
12 46 50 51 41 42
13 49 52 52 42 44
14 53 55 53 38 36
15 56 65 54 43 41
16 43 44 55 42 40
17 57 57 56 37 42
18 45 44 57 36 29
19 47 47 58 37 23
20 36 48 59 18 21
21 45 57 60 21 24
22 51 59 61 16 18
23 33 37 62 19 20
24 35 38 63 21 16
25 38 41 64 22 11
26 34 39 65 15 9
27 39 42 66 17 8
28 32 45 67 21 11
29 31 38 68 22 12
30 39 45 69 25 9
31 42 42 70 24 8
32 39 41 71 18 16
33 29 40 72 20 13
34 39 47 73 24 12
35 34 43 74 15 6
36 38 47 75 8 11
37 51 50 Lebih 75 12 26
38 39 23 Total 2.623 2.737

F. PENDIDIKAN
Banyak Penduduk Desa Bakalrejo Guntur Yang Berusia 18-56 Tahun Yang Buta Aksara Dan Huruf/Angka Latin Yang Laki-Laki 523 Orang, Perempuan 664 Orang.

Tingkatan Pendidikan Laki Laki Perempuan
Usia 3-6 Tahun Belum Masuk TK 52 46
Usia 3-6 Tahun Yang Sedang Masuk TK 120 141
Usia 7-18 Tahun Yang Tidak Pernah Bersekolah 7 6
Usia 7-18 Tahun Yang Sedang Bersekolah 360 371
Usia 18-56 Tahun Tidak Pernah Sekolah 523 664
Usia 18-56 Th Pernah Sekolah SD Tidak Tamat 120 171
Tamat SD/Sederajat 362 401
Tamat SMP/Sederajat 689 558
Tamat SMA/Sederajat 123 133
Tamat D1/ Sederajat 19 12
Tamat D2/ Sederajat 50 37
Tamat D3/ Sederajat 33 25
Tamat S1/ Sederajat 51 18
Tamat S2/ Sederajat – –
Tamat S3/ Sederajat – –
Tamat SLB A Sederajat – –
Tamat SLB B Sederajat – –
Tamat SLB C Sederajat – –
Jumblah 2.333 2.614
Jumblah Total 4.947 Orang

Lembaga Pendidikan Formal Di Desa Bakalrejo
Nama Jumlah Status Kepemilikan Jumlah Jumlah
(Terdaftar, Pemerintah Swasta Kelurahan Tenaga Siswa
Terakreditasi) Pengajar
Play Grup 5
TK 3
SD/Sederajat 2 √ 9 261
SMP/Sederajat 1 √ 16 545
SMA/Sederajat 1 √ 11 105
PTN 0
SLB 0

G. KWALITAS KERJA
Mata Pencaharian Pokok Masyarakat Bakalrejo, Adalah Petani Dan Buruh Tani Sisanya Karyawan Perusahaan Swasta. Berikut Usia 18-56 Ketas Angkatan Kerja

Jenis Pekerjaan Laki-Laki Perempuan
Petani 386 –
Buruh Tani 544 448
Buruh Migran Prempuan – –
Buruh Migran Laki-Laki – –
Pengrajin Industri Rumah Tangga – –
Pedagang Keliling – –
Peternak – –
Nelayan – –
Montir – –
Dokter Swasta – –
Bidan Swasta – –
Perawat Swasta – –
PRT (Pembantu Rumah Tangga) – –
PNS (Pegawai Negeri Sipil) 52 35
TNI 6 –
POLRI 6 1
Pensiunan PNS/TNI/POLRI 14 31
Pengusaha Kecil Dan Menengah – –
Pengacara – –
Notaris – –
Dukun Kampung Terlatih – –
Jasa Pengobatan Alternatif – –
Dosen Swasta – –
Pengusaha Besar – –
Arsitektur – –
Senman/Artis – –
Karyawan Perusahaan Swasta 22 105
Karyawan Perusahaan Pemerintah – –
Jumblah Total Penduduk 1630 Orang
Belum Termasuk Tuna Runggu 8 Orang, Tuna Wicara 11 Orang Tuna Netra 8 Orang, Lumpuh 11 Orang,Idiot 2 Orang,Autis 3 Orang

H. PERTANIAN

Daftar Kepemilikan Lahan Pangan Di Desa Bakalrejo
Jumblah Keluarga Memiliki Lahan Pertanian 386 Orang
Tidak Memiliki 1169 Orang
Memiliki Kurang 10 Ha 386 Orang
Memiliki 10-50 Ha –
Memiliki 50-100 Ha –
Jumblah Total Keluarga Petani 1169 Orang

Luas Tanaman Pangan Menurut Komoditas Tanaman Pangan,Jagung 5 Ha,2 Ton/Ha Sedangkan Kacang Kedelai 1 Ha Dengan Hasil 1,5 Ton/Ha Pertanian Yang Menonjol Di Desa Bakalrejo Adalah Padi Dan Kacang Hijau, Sawah 299 Ha,Dengan Hasil 5 Ton/Ha, Sedangkan Kacang Hijau 221 Ha,Dengan Hasil 1,2 Ton/Ha
Di Desa Bakalrejo Ini Juga Memiliki Komoditas Tanaman Pangan Yang Mana Dari Setiap Tanaman Pangan Memiliki Luas Tanah Yang Berbeda Antara Lain:
A. Jagung : 243 Ha
B. Kacang Kedelai : 37 Ha
C. Kacang Tanah : 2 Ha
D. Kacang Panjang : 1 Ha
E. Ubi Kayu : 1 Ha
F. Ubi Jalar : 1 Ha
G. Cabe : 1 Ha
H. Tomat : 1 Ha
I. Terong : 1 Ha
J. Bayam : 1 Ha
K. Kangkung : 1 Ha

I. SUMBER AIR BERSIH
Jenis Jumblah Unit Pemanfaat
(KK) Kondisi
Baik/Rusak
Mata Air – – –
Sumur Gali 14 16 Rusak
Sumur Pompa 402 736 74 Rusak
Hidrant Umum – – –
PAM 2 633 Baik
Pipa – – –
Embung – – –
Bak Penampung Air Hujan – – –
Beli Dari Tangki Swasta – – –
Depot Isi Ulang 3 181 Baik
Sumber Mata Air – – –
Sungai – – –

J. AGAMA

Agama Laki-Laki Perempuan
Islam 2.618 2.734
Kristen 5 5
Katolik – –
Hindu – –
Budha – –
Khonghucu – –
Kepercayaan TYME – –
Aliran Lainya – –
Jumlah 2.623 2.739

K. KEAMANAN
Di Desa Bakalrejo Peran Limnas Dan Hansip Masih Berperan Aktif
Jumblah Anggota Hansip Didesa Bakalrejo Tercatat Ada 32 Anggota Dari Beberapa Dusun, Sedangkan Anggota Satgas Linmas Hanya 10 Orang, Sedangkan Kegatan Siskamling Masih Rutin Dilaksanakan Di Setiap RW, Jumblah Pos Kamling Di Desa Bakalrejo 6 Buah.

L. POTENSI DESA BAKALREJO
Keadaan Alam Desa Bakalrejo Adalah Kering Dan Panas Serta Berdebu. Serta Di Desa Bakalrejo Memiliki Dua Jenis Tanah Yakni Tanah Sawah Dan Tanah Kering Yang Selanjutnya Akan Dijelaskan Pada Tabel Yang Ada Dibawah Ini :
No Tanah Sawah Tanah Kering Luas Ha
1 Irigasi Teknis Tegal/Ladang 17.530
2 Irigasi Semi Teknis Permukiman 67.730

Curah Hujan Di Desa Bakalrejo Adalah 4 Mm Per Jumlah Bulan Hujan Yakni 4 Bulan.Dan Tinggi Tempat Hujan Di Desa Bakalrejo Adalah 5.5 Mdl, Sedangkan Kesuburan Tanah Di Desa Bakalrejo Adalah 259 Ha.
M. Potensi Tiap RW
Di Desa Bakalrejo, Kecamatan Guntur Dan Kabupaten Demak Ini Memiliki Potensi Di Bidang Pertanian, Yaitu TanamanTembakau Yang Dengan Sengaja Memang Dikembangkan Oleh Sebagian Besar Masyarakat Desa, Selain Tembakau Di Beberapa Dusun Yang Ada Di Bakalrejo Ini Memiliki Lahan Mangga, Karena Itulah Sebagian Dari Penduduk Desa Bakalrejo Bekerja Sebagai Petani..
Dari Sektor Ekonomi, Masyarakat Desa Bakalrejo Ini Mengembangkan Pertanian Dan Berdagang. Pengembangan Dalam Skala Besar Belum Pernah Terjadi, Dikarenakan Cara Penduduk Bakalrejo Dalam Menjual Hasil Panen Itu Hanya Dititipkan Di Toko-Toko Terdekat.
Untuk Pertanian Tembakau Di Desa Bakalrejo Ini Sudah Cukup Baik, Karena Tembakau Yang Sudah Dipanen Bisa Langsung Di Distribusikan Ke Pabrik, Baik Yang Ada Di Daerah Kudus Maupun Di Luar Daerah Demak. Selain Pertanian Juga Memiliki Komoditas Buah-Buahan Dan Pekebunan Yang Dibudidayakan Antara Lain :
No Uraian Luas Ha
1 Pisang 8.6
2 Mangga 9.5
3 Apel 0.5
4 Papaya 0.5
Selain Pertanian Dan Perkebunan Di Desa Bakalrejo Juga Memiliki Potensi Dibidang Perternakan Antara Lain :

No Uraian Jumlah Pemilik Jumlah
1 Sapi 10 22
2 Kambing 24 52
3 Ayam Kampung 275 1778
4 Kuda 3 6
5 Bebek 21 174
6 Burung Wallet 1 100
7 Kerbau 1 1
Jumlah 2133
Setelah Melaksanakan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-VOKASI) Di Desa Bakalrejo Yang Dilakukan Melalui Observasi Pada Akhirnya Dapat Di Tarik Kesimpulan Yang Dapat Dijadikan Sebagai Media Pembelajaran Bagi Pembaca Pada Umumnya Dan Bagi Para Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pada Khususnya, Adapun Kesimpulan Yang Kami Dapatkan Antara Lain:
1. Kelurahan Bakalrejo, Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Merupakan Daerah Yang Sedang Berkembang Yang Sebagian Penduduknya Masih Kuat Dalam Keagamaannya.
2. Di Kelurahan Bakalrejo, Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Belum Tersedianya Pendidikan SLTA Begitupun Perguruan Tinggi Karena Daerah Yang Sebagian Besar Persawahan Dan Perkebunan Dan Masih Kurang Jumlah Home Industry.
3. Kelurahan Guntur Masih Kurang Memperhatikan Kesejahtraan Guru Agama Sebagai Pendidik Anak-Anak.
4. Desa Bakalrejo, Kecamatan Guntur Kabupaten Demak Merupakan Masarakat Yang Peduli Akan Pendidikan Formal Wajib 9 Tahun Namun Sebagian Masarakatnya Masih Belum Paham Akan Wajibnya Pendidikan Agama Bagi Anak.
5. Sarana Dan Prasarana Cukup Memadai Untuk Melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Belajar Besama Masyarakat (KKN-VOKASI).
6. Respon Masarakat Terhadap Peserta KKN-VOKASI Sangat Baik Dan Mendukung Dalam Setiap Kegiatan.
7. Sebagian Besar Kehidupan Masarakat Cukup Baik Yang Pada Intinya Masih Banyak Kegiatan Gotong Royong Dalam Menyelesaikan Kegiatan Yang Bersifat Umum Dan Keagamaan.
8. Sebagiam Masarakat Kelurahan Guntur Masih Merasakan Akan Kepuasan Kinerja Pemetintahan Dikarenakan Kurangnya Koordinasi Dan Kumunikasi Antara Pemerintah Dan Masyarakat.