kristen

Himpunan Sejuta Umat (Himpun) mengatakan pada Sabtu (22/10/2011) masalah pemurtadan terhadap Muslim di Malaysia lebih buruk dari apa yang telah dilaporkan dan menyarankan hal ini adalah bagian dari rencana global untuk menghancurkan Islam.

Ketua Himpun Mohammad Azmi Abdul Hamid mengatakan, saat pemerintah telah merilis statistik jumlah Muslim yang meninggalkan iman mereka, ini hanya sebagian kecil dari mereka yang telah berpindah agama dari Islam.

“Itu adalah apa yang dilaporkan. Sementara ada orang-orang yang tidak dilaporkan yang kami khawatirkan, karena ada banyak yang tidak dilaporkan, “katanya kepada wartawan setelah menutup rapat akabar Himpun dihadiri oleh ribuan umat Islam.

Azmi menyebut para Penginjil Kristen sebagai ancaman kunci untuk Islam di Malaysia, dan bersumpah bahwa Himpun akan memastikan rencana para Penginjil Kristen tersebut untuk menghancurkan Islam tidak akan berhasil.

“Musuh-musuh Islam bersifat global. Islam telah menjadi sebuah masalah untuk banyak gerakan Zionis Barat, “katanya.

“Ini adalah fakta yang terkenal. Ada orang yang melihat Islam sebagai target. “

Para pembicara pada Himpun sebelumnya mengaitkan Evangelikal dengan gerakan Zionis global dan menuduh bahwa faksi Kristen memandang Islam sebagai “hambatan” yang harus diatasi.

Azmi menambahkan bahwa ada bukti bahwa para Penginjil secara aktif mencoba untuk mengkristenkan orang Muslim di Malaysia tetapi tidak menyebutkan sumbernya.

Kristenisasi merupakan sesuatu yang ilegal di Malaysia.

Rapat akbar Himpunan Sejuta Umat (Himpun) pada hari Sabtu di Stadion Shah Alam, Selangor Malaysia diadakan untuk menyikapi maraknya Kristenisasi yang diam-diam terjadi di Malaysia.

Himpun, yang merupakan organisasi yang berfokus pada isu-isu yang berkaitan dengan kepindahan agama seseorang didukung oleh 2000 LSM yang mewakili lebih dari empat juta Muslim nasional

Iklan