Ketua Majelis Hakim Sudjatmiko meminta maaf atas tertunda pembacaan vonis perkara suap pembahasan anggaran sarana dan prasarana di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan pembahasan anggaran Pendidikan Tinggi di Kementerian Pendidikan Nasional tahun anggaran 2010 dengan terdakwa Angelina Sondakh.
Menurutnya, banyak kendala yang dihadapi majelis hakim. “Banyak kendala, termasuk printer bermasalah. Tapi sekarang sudah siap semua,” ujar Sudjatmiko sebelum membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (10/1).

Sidang Angie awalnya akan dibacakan pukul 10.00 WIB, namun padatnya sidang kemudian diundur menjadi pukul 13.00. Dan akhirnya baru dibacakan majelis hakim pada pukul 15.00 WIB.
Seperti diketahui, Angie yang merupakan mantan Wakil Sekjen Partai Demokrat dituntut hukuman 12 tahun penjara serta denda senilai Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan.
Angie selaku anggota Badan Anggaran (Banggar) dan Ketua Pokja Anggaran di Komisi X DPR dinila menerima uang Rp 12,580 miliar dan US$ 2,35 juta Dolar AS atau seluruhnya Rp 33 miliar lebih dari Permai Grup untuk itu jaksa menuntut membayar uang pengganti uang yang diterimanya. Apabila tidak bisa membayar uang pengganti maka Angie wajib menjalani hukuman 2 tahun penjara.

Iklan