latihan kader 1 hmi (himpunan mahasiswa islam demak)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

para kader HMI banyak berperan dalam dinamika kampus baik dari segi keagamaan maupun dari segi lembaga intra. Bahkan dalam sejarah dunia kelembagaan UII HMI pernah menjadi salah satu organisasi intra kampus selain Senat Mahasiswa (SM). Hal itu tidak lain karena pengaruh Lafran Pane, yang saat itu juga menjabat sebagai ketua III Senat STI. Sampai perkembangannya saat ini HMI juga telah mempunyai banyak peran dan pengaruh dalam pengembangan lembaga intra  kampus di UII baik di Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun lembaga-lembaga lainnya yang telah masuk dalam struktur Keluarga Mahasiswa (KM) UII.

Kini juga telah banyak Alumni HMI serta UII yang menjadi tokoh bangsa, antara lain, KETUA KPK ABRAHAM SAMMAD,Mahfud MD (Ketua MK), Artidjo Alkostar (Hakim Agung), Salman Luthan (Hakim Agung), Suparman Marzuki (Komisioner KY), Mahdir Ismail (Advokat), Rusli Muhammad (Dekan FH UII). Tentunya keberhasilan para Alumni HMI dan UII menjadi para tokoh bangsa bukan merupakan sesuatu yang instan, tetapi melalui suatu proses yang sangat panjang dan penuh dengan dinamika perjuangan, baik pada saat mereka menjadi mahasiswa maupun pada saat paska mahasiswa.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

HMI sebagai pergerakan mahasiswa yang senantiasa kritis dan melakukan perlawanan terhadap pihak-pihak yang bermaksud memunculkan ketidakadilan dalam kehidupan kampus, masyarakat, dan berbangsa dan bernegara. Tentunya yang ingin dituju adalah terciptanya masyarakat yang islami dan dilandasi peradaban tauhid. Sebagaimana tujuan HMI serta Visi UII yaitu tercapainya masyarakat “Baldayatun Thayibatun warabbun Ghafur” maka dibutuhkan sumber daya manusia yang berjuang untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Karena itu, Perkaderan dan Perjuangan dalam HMI merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Diperlukan kader-kader yang progresif yang bisa menjadi agen perubahan dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap kontruksi Indonesia baru yang lebih adil. Dalam hal ini cara berpikir kritis dan sikap independensi yang selalu berpihak terhadap kebenaran menjadi elemen vital yang harus dimiliki oleh kader HMI.

Iklan