Nggak perlu jadi orang sehebat Marcopollo untuk membuat catatan perjalanan. Anak muda yang terkenal suka dengan petualangan dan kegiatan menantang juga boleh bikin tulisan tentang pengalamannya.

Kata Gola Gong, para remaja bisa saja menjadi seorang penulis perjalanan. ”Anak muda biasanya melakukan perjalanan dengan cara menjadi backpacker. Pengalaman menemukan hal baru dan bepergian ala backpacker itu bisa menjadi tulisan yang menarik,” kata penulis berusia 49 tahun itu.

Yang penting saat menulis, kita harus tahu fokus dan sudut pandangnya. Saat bepergian, anak muda cenderung suka dengan hal-hal berbau hiburan, belanja, dan fesyen. Dan tulisan dengan fokus seperti itu jika dikemas dengan apik bakal menyedot minat pembaca.

Sayangnya, anak muda sering terkendala dana saat melakukan perjalanan jauh. ”Kebanyakan mereka masih meminta duit orang tua. Jadi perjalanan bisa dalam bentuk paket tur. Meski gitu, menulis tetap bisa dilakukan,” terang dia.

Selain masalah dana, terkadang remaja juga terkendala wawasan. Tapi menurut penulis kelahiran Purwakarta itu hal tersebut bisa diatasi dengan cara membaca dari sumber-sumber informasi.

Lalu, gimana jika kamu merasa nggak pintar menulis? Nggak usah galau. Tuangkan saja hal-hal yang kamu lihat. ”Tulisan remaja punya kekhasan tersendiri dan itu sah-sah saja. Yang penting unsur 5W+1H terpenuhi,” imbuh Gola Gong.

Jadi siapa pun kamu bisa-bisa saja jadi penulis perjalanan yang keren. Syaratnya temukan dulu sesuatu yang unik dan beda dari daerah yang kamu kunjungi. Lalu, menulislah dengan hat