PATI-Kekalahan pasangan calon yang diusung PDIP Imam Suroso-Sujoko menjadikan kader PDIP gerah. Mereka menilai kegagalan itu tidak terlepas dari aksi pembangkangan yang dilakukan mantan kader PDIP yang saat ini masih duduk sebagai pimpinan legislatif.

“Kami minta ketegasan dari DPP PDIP agar memerintahkan kepada Pelaksana Harian (Plh) DPC PDIP Pati mendorong dan melakukan langkah strategis untuk segera memproses pemberhentikan tiga mantan kader dari keanggotaan di DPRD. Itu dalam rangka mengamankan instruksi dan garis partai,” ujar Ketua Forum Komunikasi Kader (FKK) PDIP Pati Burhanudin, kemarin.

Menurut dia, jika kondisi itu dibiarkan berlarut-larut, maka dapat mengganggu soliditas dan keutuhan PDIP di Pati, apalagi menjelang pemilu 2014.

Tiga mantan kader itu, lanjut dia sejauh ini terbukti melakukan pemboikotan dan pembangkangan atas kebijakan partai.
Mulai dari pencabutan berkas pencalonan pasangan calon yang direkomendasikan DPP PDIP Imam Suroso-Sujoko pada Pilkada 2011 hingga memengaruhi dan mengajak kader partai untuk mendukung pasangan calon lain dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2012.

Pelanggaran instruksi partai itu berbuntut panjang, sehingga menjadikan Pilkada 2011 dibatalkan Mahkamah Konstitusi (MK) dan diminta dilakukan PSU Pilkada. Dan dalam hajatan demokrasi kedua tersebut, mereka juga mengacaukan upaya pemenangan Imam Suroso-Sujoko.

“Sebagai ketua DPRD dan ketua komisi, mereka bertiga masih mempunyai kekuasaan dan kekuatan untuk memengaruhi kader PDIP Pati untuk mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung partai lain. Ini harus diambil tindakan tegas,” tandas Bendahara PAC PDIP Kayen itu.
Sejak dipecat pada 22 Mei 2011, ketiga mantan kader itu sampai saat ini belum lengser dari jabatannya sebagai pimpinan maupun anggota DPRD. Karenanya, FKK PDIP mendesak pimpinan DPRD untuk segera memproses pemberhentian ketiga mantan kader PDIP dari keanggotaan DPRD.

Selain itu, pihaknya juga berharap DPP PDIP menjatuhkan sanksi terhadap kader partai yang tergabung dalam Forum Komunikasi PAC PDIP Pati. Pihak tersebut tidak mengamankan dan menjalankan instruksi DPP dengan mendukung Imam Suroso-Sujoko, tetapi justru secara terang-terangan mendukung pasangan calon lain.
“Itu jelas merupakan pengkhianatan terhadap partai dan pelecehan terhadap Ibu Megawati selaku Ketua Umum,

Iklan