Belajar dari saling kritik mahathir-badawi???
Menarik mencermati saling kritik terbuka antara pm malaysia ,mahathir mohammad,dengan penerus yang di pilihnya abdullah badawi,mahatir menggaku kecewa dengan pemerintah badawi yang menghentikan proyek2 sperti jembatan yang menghubungksan johor dan singapura,sebaliknya badawi perlu mengkaji proyek2 yang mengguras dana dan dianggap sebagai tonggak kebanggaan ketimbang impak ekonomis rakyat.,
Meski secara kasat mata ada perbedaan pandangan adtara keduanya,namun koran ini menggaris bawahi langkah badawi tetap sejalan dengan mision 2020 yang di terapkan menuju malaysia yang maju.. vision 2020 menjadi semacam kontrak nasional yang harus diwujutkan oleh siapapun pemimpin malysia yang terilih dengan kata lain pemerintajan boleh beganti tetapi visi pemerintahan tetap sama??? Bagimana dengan indonesia????
Visi abadi berbeda dengan negara malaysia pergantian pemerinatahan indonesia lahir dari rahim demokrasi ternyatatak menghasilkan harapan harapan yang yang diselamatkan rakyat di pundak para pemimpin,setiap penggantian pemimpin seperti mulai nol lagi
Visi xinilah yang tidak sudah menjadikan malaysia seperti yang kita lihat sekarang melalui fision 2020 mahatir malaysia akan menjadi negara industripenuh (full industrialized contry) tahapan tahapan ini dirancang sedemikian rupa sehingga siapapun pemerinatah akan mengacu visi itu sebagai pendoman dengn demiki Siapapun yang berada di pucuk pimpinantinggan meneruskan progaram dengan taget2 baru..
Dengan kata lain malaysia akan menerapkan pemerintahan yang regeneratif yang terus memelihara mewaiskan keunggulanya terus menerus.atau terpadunya progaram2 dibalik pemerintah dan swasta yag mengarah ke satu titik.menghantarkan negara ini menjadi bangsa yang maju.haislnya penghujung pemerintahan mahatir,82 persen ekspor senilai lebih dari 100 milyar dolar,dihasilkan dari produk manu faktur.
PERTANYAAN KRITISNYA dimana kita bisa mulai pemerintahan yang regeneratif??
Pertama fisi yang jelaskembali pada pertanyaan pokok sudahkan kita mempunyai fisi yang jelas,saatnya pemerintahan ini merumuskan kembali walaupun masalah ini kelihatan sepele tapi akan sangat vital untuk indonesia kedepan.
Kedua setiap pemerintahan yang berkuasa mestinya menentukan tema sentral aa hendak dikerjakan visi utama,dengankata lin setia program yang diusung kembangdalam kerangka satu konsisten dan mengarah kesatu titik.
Ketiga keramingan organisai pemerintahan disesuaikan dengan tema pembangggunan yuang dipilih,perampingan inin tak dimaksudkan seperti penggurangan jumblah PNS tatpi lebih di maksimalkan peran mereka? Secara prinsip mungkin hanya diperlukan 6 departemen saja? .pertahanan,luarnegeri,kehakiman,pendidikan,keuangan,dan keagamaan secara utusan bisa diserahkan kepada pemerintah daerah.
Keempat PNS dimungkinkan untuk dipindah secara fleksible, departeman lain sesuai dengan tema pembanggunan loyalitas tak hanya pada satu departemen dengan visi yang lebih sempit,tapi kesempatan untuk mengenal fisi departemen lalincara ini agar untuk membimbing PNS untuk belajarbukanya berkotak2 dalam visi yang sempit di setiap departemen..
Kalau visi abadi yang diperlukan untuk merekat semua potensi ketitik fokus yang sama belum juga kita miliki rasanya upaya untuk naik kelas menggejar ketertinggaln dari malaysia akan smeakin jauh….

Iklan