DEMAK-sungguh memprihatinkan sekali jika melihat jalan2 yang terjadi di demak..  jangan kan jalannya yang rusak parah… proses pembanggunan pasar itu pun tak kunjung selesai, padahal,sudah bnyak biyaya.. yang besar,itupun dari rakyat. mau berapa tahun lagi rakyat demak harus menunggu..???????????????????????????????????????

melihat jalan yang berlubang,dikala panas penuh dengan debu,apa lagi kalau hujan dipenuhhi dengan kubanggan lumpur,dan sisa2 sampah dari lingkungan pasar tersebut,,, selain itu menimbulkan bau yang sanggat menyengat dan mengganggu para pengguna jalan,,

dikala musim hujan tiba,tidak jarang terjadi banjir walaupun berintensitas kecil namun besar kemunggikan akan membawa berbagai macam penyakit.seperti, DEMAM BERDARAH,MALARIA,GATAL2 dsb…

dimanakah MATA PARA PEJABAT  di lingkungan pendopo demak, karena pendopo tersebut kurang dari 500meter dari pasar tersebut…

gambar diatas adalah suasana kesemrawutan di depan pasar bintoro pada siang hari…….

tidak hanya jalan yang berlubang yang kumuh dengan sampah,tetapi para pedagang dan aktifitas bongkar muat sanggat mengganggu kenyamanan para penguna jalan….hal itu menyebabkan kemacetan yang sangat komplek sehingga memberi kesempatan bagi pelaku kriminal yang sering terjadi di sepanjang jalan pasar bintoro…

uniknya lagi pembangunan terkesan main2 karena tidak meratanya pembanggunan jalan di jalur wono kerto sampai tambak bulusan…. sampai puluhan tahun pemerintah demak tidak pernah melakukan pelapukan aspal, sehingga secara alamiah alam melapuk naspal menjadi tanah dan batuan lagi di kawasan tersebut… negara katanya sudah merdeka, jalan ae masih rusak,,, payah

selain felk motor aku seperti ini  yang rusak banyak warga yang mengalami kerugian yang sama dengan saya semacam tersebut,

bila di hitung secara setatistik setiap desa ada 400 kendaraan bermotor, bila kerusakan seperti itu di perbaiki di bengkel Rp25rb maka di X 400 = 10.jt… bayangkan saja itu kalau 1 desa jika 14 kecamatan 47 desa… sama dengan 47 juta siklus uang rakyat terbuang sia2 karena kebodohan pemerintah,,,,

“payah payah nak aturane koyok ngene  rakyat wegah bayar pajek,,, pajek kuwi peninggalane kompeni!!!!! kudune negoro iki sugeh ura usah bayar pajek ae ijih tetep sugeh,,, tiwas bayar pajek dalane ijih rusak,padalan dalan kuwi podo karo peningkatan ekonomi kanggo rakyat,khususe nang demak”” ujar kang karjo

tak heran jika di demak kalau malam hari sering terjadi kecelakaan tunggal karena faktor jalan yang sangat rusak,bahkan para perilaku kriminal sering memanfaat kan kondisi jalan tersebut… payah….

jalan di atas adalah simbol ketidak becusan sistem pemerintahan di demak,,,, 

semoga lewat argumen ini saya pribadi,mewakili 980.094 jiwa rakyat demak agar tolong,, di prioritaskan pembanggunan jalan jembatan khususnya daerah yang tertinggal dan ter isolasi di demak dari pada tunjangan gaji para pegawai di demak…

Iklan