Orang tuh kalo ulang tahun senengnya kaek apaan tau. Padahal mereka mungkin gak tau apa yang dinamakan “ulang tahun”.

Meh, ay gak bakal bicara hal basi tentang “apa itu ulang tahun” dan mengatakan bahwa “setiap leu ulang tahun, umur leu berkurang satu dan itu berarti selamat ulang tahun tak lain adalah selamat mendekati kematian“. Yea, itu basi banget. Ay gak nulis tentang itu kok. Tenang aja, bru.

Dan maksud ay yang sebenarnya adalah menjelaskan disambiguasi “ulang tahun” dan maksud aslinya menurut kerancuan itu sendiri. Ough, harusnya leu juga udah tau maksud ay:

Ulang tahun itu…ulang tahun. Ulang–ngerti? Tahun yang diulang. Mengulang (suatu) tahun. Kalo misalnya “ulang tahun” itu benar-benar ada, berarti seseorang yang “mengulang tahun” (bukan berulang tahun) hanya hidup di tahun itu saja. “Di tahun itu” dalam artian ia tidak bisa keluar dari suatu masa. Bisa jadi ia hanya hidup di tahun 2008. Jika ia telah sampai di 31 Desember 2008, maka hari esoknya adalah 1 Januari 2008. Yea, ia hanya hidup di tahun itu saja.

Mengenai hal di atas, kejadian seperti itu namanya Time Loop. Waktu hanya berputar di situ-situ aja, gak berjalan. Ini sering ada di literatur sains-fiksi dan high-fantasy.

Hmm, btw kemaren tuh ay ultah. Dan kepikiranlah bikin rant ini. “Ulang tahun”…tahun yang diulang. Dan ternyata ay gak ngerasain hal itu. Berarti “ulang tahun” hanya mitos, kan? Jangan percaya sama “ulang tahun”!