“misteri kematian bupati demak”
Minggu siang, sekitar pukul 12.25 WIB jenazah Bupati Demak, Tafta Zani tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang dengan menumpang pesawat Garuda, setelah transit di Bandara Soekarno Hatta Jakarta yang berangkat dari Batam sekitar pukul 09.00 WIB. Jenazah bupati disambut oleh keluarga dan puluhan warga Demak yang telah menunggu sejak pukul 11.00 WIB di ruang VIP bandara.

Juga tampak ikut hadir di bandara yakni Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Drs Hadi Prabowo MM.

Duka mendalam tampak menyelimuti suasana penyambutan jenazah Bupati Demak ini. Saat turun dari pesawat isteri almarhum Hermini terlihat shock dan menangis.

Setelah tiba di bandara, peti jenazah diturunkan untuk dibawa ke mobil ambulance, dan rombongan langsung bertolak ke Demak yakni di pondopo kantor tempatnya mengabdi.

Menurut Adik kandung Tafta Zani, M Zazien, jenazah bupati yang menjabat dua periode di Kabupaten Demak langsung dimakamkan hari Minggu (18/3) sekitar pukul 14.00 WIB siang. Prosesi pemakaman dilakukan di pendopo, lalu dibawa ke pemakaman di komplek belakang Masjid Agung Demak.

Dia juga menjelaskan jika sebelum kakaknya berangkat dinas ke luar kota Sabtu (17/3) pagi nampak sehat, dan tidak terlihat sakit. Sebab itu, pihaknya mengaku kaget ketika mendengar kabar duka ini Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Sedangkan penyebab meninggalnya Bupati Demak Tafta Zani diduga mengalami serangan jantung.

Bupati Demak diketahui meninggal pada Sabtu malam di Batam, setelah makan “seafood” di sebuah restoran kawasan Jodoh, Batam. Bupati Demak berkunjung ke Batam bersama istri dalam rangka meresmikan paguyuban keluarga Demak di Batam. Acara ini berlangsung pada Sabtu (17/3) sore. Berdasarkan rencana kegiatannya, seharusnya bupati masih akan melakukan pertemuan dengan sejumlah warga Demak yang bermukim di Batam, tepatnya di Asrama Haji Batam Centre pada Minggu siang.

sochehsatriabangsa@gmail.com