Google,metro tv,tv one,kompas tv,elshinta dsb mengancam kedaulatan nkri
Seringkali kita melihat berita baik media cetak,maupun elektronik tentang semrawutnya keadaan dan kekacauan publik di negeri ini,rakyat susah,kemiskinan,bencana alam,korupsi,transparansi angaran negara dan kekuatan militer,dsb,, yang lebih komplek… bagi rakyat kabar tersebuat adalah kabar penderitaan bagi mereka.. tapi tidak bagi para pengusaha.. khususnya media informasi??? Bagi mereka itu adalah suatu kabar bagus bisadijadikan ulasan,dan dikemas dengan penuh mendramarisir agar berita tersebut mendapat perhatian dari semua rakyat tanpa terkecuali??? Termasuk orang asing bebas menyimak dan mengetahui berita tersebut.
Sebagai contoh perdana mentri malaysia dantokoh politik di australia selalu menyimak siaran berita di indonesia secara live… mereka secara langsung mempelajari setabilitas politik di tanah air?apa kelemahan indonesia wajib mereka ketahui,menjadi modal ancaman mereka secara politik maupun ekonomi..
Google
Google adalah broaching milik amerika.. mereka secara langsung menyimpan berita3 asal indonesia entah baik atau buruknya mereka akan menyimpan secara otomatis tidak menutup kemungkinan akan mereka pelajari berita tersebut..cina saja melarang semua warganya untuk menggunakan google,bahkan google di tiadakan di cina, karena bisa membocorkan data3 pemerintah, seperti kasus weekkie leaks? Mereka membuat brosing baru spt ebbudy,sina dsb…


Metro tv.
Setiap hari dari mulai pagi sampai sore hari metro tv selalu mengulas perdebatan2 yang mempropokatif, selalu membuat isu2 yang ubyektif,bahkan tak idependent karena bagian dari mereka memploklamirkan nasional demokrat

Tv one.
Perusahaan di bidang informasi ini tak jauh beda seperti metro tv. Berhubung ada persaingan baik kepercayaan masyarakat ataupun pesaing soal cara penyampaian berita mereka ataupun kisruh pemimpin mereka << contoh, abu rizal bakrie tak pernah tampak,atw menjadi nara sumber di metro tv. surya paloh Sebaliknya.?
Kompas tv dsb.. malah lebih kejam lagi mengkritisi tentang 2 setasiun tersebut dan pemerintah..
Mereka tak sadar betul, di indonesia banyak warga asing yang belajar disini.. mereka sudah belajar tentang budaya kita,seperti mahasiswa malaysia yang belajar di universitas pasundan mempelajari tentang angklun,lalu mereka setelah pulang lalu ia kembangkan di sana lalu mereka klain sebagai budaya mereka… itu toh soal angklung blm yang laen..mereka secara tidak langsung jg mendengar dan melihat kekacauan yang komplek di tanah air, bukan sesuwatu yang tidak mungkin bilananti mereka pulang ketanah air mereka akan menjadi suatu cibiran yang unik kepada kerabat mereka dan teman2 menurut mereka???
Selain itu setasiun tv kita bisa dilihat dinegara asing tentunya melalui parabola??
Sebagai contoh, pemerintan arab saudi,jepang,cina,melarang media menyiarkan soal kemiskinan dan sistempertahanan mereka..mungkin disanan sudah menyalahi etika uu tenang perss… tapi dengan alasan soal keamanan negara dan gengsi di mata dunia dan pengaruh ber diplomat /berhubungan politik maupun ekonomi dengan negara asing terpaksa mereka sepakati..
bahkan ada oknum yang emafaatkan posisinya sbg media untuk memeras…

Iklan