Lagi,tambak bulusan tenggelam lagi…


pada hari maulud nabi muhammad saw di desa tambak bulusan saja, di kecamatan karang tengah demak khususnya yang terkena banjir karena dampak pembuatan tanggul dan pelebaran sungai (demak/bong sari) yang terkesan setengah jalan,, yaitu yang sering dipaparkan warga darigubug,karangawen,guntur,lengkong.,boyo,kedungter,dukun,wonokerto ,wonowoso,sidorejo,banjar sari,dari deretan desa dan kecamatan yang dilewati sungai tersbut sudah dilakukan pengerukan dan pelebaran tinggal yang di tambak bulusan saja yang masih belum dilaksanakan ,padahal sungai tersebut bermuara di tambakbulusan… selama ini yang di pikirkan warga seprti dua mata pisau, yaitu harta benda mereka disekitai desa itu…

gambar meluapnya air… di tambak bulusan..

rumah di bantaran sungai…

puskesmas

seketsa .

atau setiap datang nya musim hujan sungai bongsari sellu meluap karena debit air hujan dari atas tidak dapat ditampung di sungai bongg yang bermuara di tambak bulusan.. karena pendangkalan sungai dan tak ada peninggian tanggul di desa itu,,,

jembatan sungai yang mau ambruk karena derasnya arus..

jalanan yang penuh sampah akibat banjir..

lebih parahnya lagi ujar masyarakat sekitar semenjak terjadi banjir besar di tambak bulusan pada tahun 1993 pemerintah baik tingkat kecamatan maupun kabupaten tidak pernah memberi bantuan berbentuk sekecil appapun secara langsung maupun simbolis….. padahal banyak dari masyarakat yang kesulitan memdapatkan barang2 seperti garam,gula dan beras.. selain itu masyarakat sudah mulai terjangkit penyakit gatal2 dan kutu air….


ini yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah didesa tersebut untuk menengahi,memfasilitasi,berpihak independent.. agar terjadinya keputusan yang mufakat tanpa merugikan masing pihak.. khususnya pemerintah DPU dan warga tambak bulusan.. agar desa ini setidaknya terlepas dari satu saja masalah yang komplek dan berkepanjangan,,, karena lewat masalah 2 yang bersifat mudah terbiarkan dapat menggangu satabilitas politik di desa ini///

Iklan